|
Mengatur Berat Badan
Pengaturan
berat badan adalah suatu proses menghilangkan atau menghindari timbunan
lemak di dalam tubuh. Hal ini tergantung pada hubungan antara jumlah makanan
yang dikonsumsi dengan jumlah tenaga yang dipergunakan. Sedikit yang
Anda makan dan lebih banyak tenaga yang dikeluarkan, maka timbunan lemak
Anda akan berkurang. Pengaturan berat badan sangat penting bagi kesehatan
karena obesitas (terlalu gemuk) dapat menimbulkan masalah jantung. Obesitas
adalah suatu penyakit yang serius yang dapat mengakibatkan masalah emosional
dan sosial. Orang yang overweight (gemuk) mungkin bukan obesitas,
namun kata-kata overweight sering dipakai untuk orang yang menderita obesitas.
Menjadi overweight berarti memiliki berat badan di atas rata-rata untuk
tinggi badan tertentu.
Beberapa orang memiliki berat
badan di bawah rata-rata karena mereka memiliki tulang dan otot yang kecil.
Sementara yang lain memiliki berat badan di bawah rata-rata karena timbunan
lemaknya kurang. Dalam hal ini kekurangan berat badan tidak berarti kurang
sehat. Tetapi banyak juga yang memiliki berat badan di bawah rata-rata
yang disebabkan oleh penyakit misalnya, kanker, diabetes, atau tbc. Beberapa
anak memiliki berat badan di bawah rata-rata bisa menjadi tanda-tanda awal
pertumbuhan yang salah. Orang yang memiliki berat badan di bawah rata-rata
harus berkonsultasi dengan dokter, jika tidak ditemukan suatu penyakit,
maka tidak perlu dikhawatirkan.
Orang yang tidak terlalu
gemuk tidak perlu menurunkan berat badan karena alasan kesehatan. Agar
tubuh tetap sehat cukup dengan latihan yang sederhana seperti berjalan
atau berolah raga.
BAHAYA OBESITAS
Orang yang terlalu gemuk
dibandingkan dengan orang yang lebih kurus lebih mudah terserang penyakit-penyakit
tertentu. Perawatan penyakit-penyakit ini di antara penderita obesitas
seringkali kurang berhasil. Penyakit-penyakit tertentu diantaranya apendisitis,
sirosis, diabetes, dan penyakit jantung dan pembuluh darah, terutama penyakit
jantung koroner. Pasien penderita salah satu penyakit tersebut, yang kegemukan
akan lebih mudah diobati jika mereka menurunkan berat badan.
Orang yang sangat gemuk akan
mudah jatuh dan mudah mengalami kecelakaan lainnya dibanding orang yang
lebih kurus, karena mereka lebih lambat dan canggung. Seringkali lebih
susah menyembuhkan meraka dari luka-luka karena melakukan operasi pada
mereka sangat komplikasi. Obesitas telah memangkas kebebasan mereka untuk
bergerak, terutama pada usia lanjut, yang dapat mengakibatkan penurunan
kesehatan secara menyeluruh karena tidak adanya latihan. Penurunan kebebasan
bergerak pada penderita obesitas dengan radang sendi, mengakibatkan kesulitan
dalam penyembuhan.
Di beberapa bagian belahan
bumi, penderita obesitas dapat ditolak dalam banyak hal. Orang gemuk sering
kali diperlakukan tidak baik oleh orang lain termasuk teman sekelas di
sekolah. Secara umum mereka kurang berhasil dalam pergaulan dibanding orang
lain dan mereka lebih susah mendapatkan pekerjaan.
PENYEBAB OBESITAS
Terlalu banyak makan
Anda dapat menaikkan atau
menurunkan berat badan sebagai akibat terlalu banyak atau sedikit makan
kalori dari yang Anda butuhkan. Kalori adalah satuan untuk mengukur energi
panas yang dihasilkan tubuh dari jumlah tertentu makanan. Jika Anda
makan kalori lebih banyak dari yang Anda butuhkan, kelebihannya akan diubah
menjadi lemak di dalam tubuh. Jika Anda makan lebih sedikit dari yang dibutuhkan
tubuh akan merubah lemak menjadi tenaga. Dalam beberapa hari atau beberapa
minggu jika Anda makan 3500 kalori lebih banyak dari yang dibutuhkan Anda
akan naik 0,5 kg. Anda akan kehilangan berat badan yang sama jika Anda
makan kurang dari 3500 kalori dari yang dibutuhkan.
Tambahan kalori sangat dibutuhkan
bagi anak yang sedang tumbuh dan wanita mengandung. Tetapi mereka akan
menjadi kegemukan jika makan terlalu banyak kalori.
Jumlah makanan yang Anda
makan dapat memainkan peranan penting dalam pengaturan berat badan dibandingkan
dengan jenis makanan. Orang yang overweight di atas normal atau yang kurang
berat badannya, bisa jadi mereka makan jenis makanan yang sama. Perbedaan
berat badan mereka disebabkan oleh jumlah dan tipe makanan yang berhubungan
dengan jumlah tenaga yang mereka gunakan.
Pusat tertentu di dalam otak
mengontrol nafsu makan, lapar, dan kenyang, kelompok perasaan yang menyebabkan
Anda berhenti makan ketika nafsu makan dan lapar Anda telah terpuaskan.
Pusat otak ini secara normal membuat orang makan dalam jumlah tertentu
yang cukup untuk menyediakan tenaga bagi mereka. Pusat makanan mengakibatkan
orang ingin makan. Pusat kenyang mengerem pusat makanan dam membuat orang
berhenti makan.
Pusat makanan dan pusat kenyang
adalah suatu mekanisme yang sangat rumit. Mereka dapat diganggu oleh penyebab-penyebab
tertentu seperti tekanan emosi dan karakter fisik. Sebagai contoh, tekanan
perasaan misalnya sangat kecewa dapat mengakibatkan beberapa orang berhenti
melakukan semua kegiatan fisik. Pada saat bersamaan orang tersebut makan
lebih banyak dari biasanya, dan berat badannya naik. Sementara yang lain
terlalu banyak gerak dan kurang makan dan berat badannya turun.
Beberapa ilmuwan percaya
bahwa memberi makanan terlalu banyak kepada bayi dapat mengakibatkan banyak
berkembangnya sel-sel lemak. Mereka menyatakan bahwa sel-sel ini dapat
mengakibatkan pembentukan lemak secara cepat dibandingkan orang biasa,
sehingga dapat terkena obesitas dikemudian hari.
Fisik yang tidak aktif menjadi
penyebab utama obesitas diantara semua kelompok umur, terutama diantara
anak-anak dan remaja. Padahal sebagian besar penderita obesitas dikalangan
anak dan remaja makan dalam jumlah yang tidak lebih banyak dibanding mereka
yang beratnya normal. Tetapi mereka sangat tidak aktif sehingga meskipun
memiliki nafsu makan yang sedang, mereka makan lebih banyak dari yang mereka
butuhkan untuk bergerak, dan terkumpulah lemak yang berlebihan.
Latihan untuk membakar kalori.
Semakin giat berlatih, semakin banyak kalori digunakan. Seseorang dengan
berat badan 68 kg berjalan pada kecepatan 5,6 km per jam akan membakar
502 kalori selama 97 menit (sama dengan kandungan kalori segelas minuman
susu bubuk). Orang tersebut akan membakar jumlah kalori yang sama ketika
mengendarai sepeda selama 61 menit, atau berlari selama 26 menit.
Jumlah kalori yang digunakan
sebanding dengan berat badan seseorang. Jika berat Anda 50 kg maka akan
menggunakan separo dari jumlah kalori yang dibutuhkan orang yang beratnya
100 kg untuk jenis latihan yang sama dalam jangka waktu yang sama pula.
Nafsu makan orang yang aktif
dapat naik jika mereka menjadi sangat aktif. Jika mereka berubah menjadi
tidak aktif, nafsu makan mereka tidak akan turun dengan segera. Nafsu makan
tidak akan turun ke posisi terendah meskipun jika aktifitas menurun drastis.
Keturunan
Para ilmuwan banyak meneliti
hubungan antara keturunan dan obesitas pada binatang-binatang, terutama
tikus. Hubungan ini berdasarkan pada gen, unit utama di dalam sel yang
menentukan karakteristik keturunan. Para ilmuwan telah menemukan bahwa
tikus dan binatang lainnya memiliki gen yang menyebabkan pusat kenyang
tidak beroperasi. Gen yang lain dalam beberapa tikus mengakibatkan tubuh
mereka memproduksi hormon tertentu secara berlebihan. Akibat dari hormon-hormon
ini membuat tikus mudah menghasilkan lemak tubuh atau sangat susah untuk
membakar lemak tubuh. Gen yang lain mengakibatkan beberapa tikus menjadi
obesitas secara cepat dibandingkan tikus yang lain ketika fisik dalam keadaan
tidak aktif atau ketika diberi makanan yang banyak mengandung lemak.
Para ilmuwan curiga bahwa
gen-gen mungkin dapat menyebabkan obesitas pada manusia karena berat seorang
anak seringkali berhubungan dengan berat badan orang tua mereka. Di dalam
penelitian terhadap anak-anak SLTA, hanya 8 persen dari pelajar dengan
orang tua yang kurus menjadi obesitas. Jika salah satu atau kedua orang
tua mereka menderita obesitas, sekitar 3/4 dari mereka menjadi gemuk. Tetapi
berat badan anak yang diadopsi tidak bergantung kepada orang tua angkat
mereka. Pada tahun 1994 ilmuwan mengumumkan penemuan gen pertama yang dipercaya
ada hubungannya dengan obesitas bagi manusia. Sejak itu para peneliti menemukan
gen-gen yang lain yang kelihatannya memainkan peranan bagi obesitas manusia.
Penyakit dan penyebab
lainnya
Obesitas mungkin disebabkan
oleh beberapa jenis penyakit. Beberapa penyakit kelenjar endokrin mengakibatkan
kelenjar ini melepaskan terlalu banyak hormon ke dalam aliran darah. Kelebihan
hormon mengganggu pusat makanan dan kepuasan di dalam otak. Dengan demikian
obesitas dapat disebabkan oleh kerusakan pusat-pusat tersebut yang disebabkan
oleh infeksi, kecelakaan atau tumor.
BAGAIMANA MENGONTROL OBESITAS
Anda harus berkonsultasi
dengan Dokter sebelum memulai program penurunan berat badan secara ekstensif.
Nasihat seorang ahli gizi juga sangat bermanfaat. Seorang penderita obesitas
mungkin membutuhkan bantuan seorang Psikiater terutama jika dia masih muda
dan diganggu oleh perasaan bersalah, putus asa, atau merasa tidak berharga.
Perawatan kejiwaan dapat membantu menghilangkan perasaan-perasaan tersebut
sehingga obesitas tersebut dapat ditangani secara medis.
Diet
Langkah pertama untuk menurunkan
berat badan adalah mengembangkan diet yang sehat yang dapat menghentikan
penambahan berat badan. Beberapa diet penurunan berat badan harus menyediakan
kalori yang lebih sedikit. Jika seseorang membutuhkan 3000 kalori perhari
untuk memelihara berat badannya dengan kebiasaan hidupnya, ia harus makan
2000 kalori perhari untuk menghilangkan 0,9 kg berat badan per minggu.
Pada umumnya sangat berbahaya untuk menurunkan berat badan secara cepat.
Makanan di dalam diet harus
sehat seimbang. Makanan harus menyediakan semua nutrisi yang dibutuhkan
bagi kesehatan yang baik dalam jumlah yang cukup. Tidak ada bukti
bahwa diet yang ekstrim seperti rendah karbohidrat, rendah protein, atau
diet berdasarkan satu jenis makanan, memiliki banyak keuntungan diatas
diet sehat seimbang. Diet menurunkan berat badan juga harus memiliki rasa
yang baik dan mudah untuk dibeli dan disajikan.
Seseorang yang menurunkan
berat badan harus mempelajari daftar jumlah kalori yang dikandung dalam
berbagai jenis makanan. Banyak orang percaya bahwa makanan tertentu seperti
kentang bakar dan roti bakar memiliki lebih banyak kalori dibanding biasanya.
Mereka juga memperkirakan jumlah kalori yang lebih rendah dalam makanan
tertentu seperti steak.
Pembagian kalori diantara
makanan utama dan makanan ringan tergantung pada masing-masing orang. Beberapa
orang tidak merasa sangat lapar jika mereka membagi kebutuhan kalori
mereka menjadi 4 atau 5 ngemil atau makanan ringan setiap harinya. Tetapi
orang lain dapat mengikuti cara makan yang lebih baik jika mereka makan
3 kali makanan utama perhari dan tanpa makanan ringan.
Latihan
Orang yang menjalankan diet
penurunan berat badan harus melakukan lebih banyak latihan. Tapi seorang
penderita obesitas meskipun berbadan sehat tidak boleh secara tiba-tiba
mulai dengan latihan yang berat. Sangat berbahaya bagi jantung. Suatu program
latihan harus dikembangkan secara bertahap. Salah satu cara yang baik untuk
memulai adalah dengan berjalan kaki setiap hari, dengan menambah lama waktu
latihan. Tambahan latihan diperlukan untuk orang yang ingin lebih kurus
dan lebih langsing. Seseorang harus melakukan 5 sampai 6 jam latihan per
minggu. Pria berumur diatas 40 tahun, wanita diatas 50, dan seseorang dengan
faktor resiko atau gejala penyakit jantung atau paru-paru harus berkonsultasi
dengan dokter sebelum memulai program latihan yang serius.
Operasi
Orang yang luar biasa gemuknya
sehingga mengancam hidupnya dan mereka yang gagal dalam melakukan diet
harus melakukan operasi untuk mengecilkan ukuran lambung. Dalam sebuah
operasi tertentu yang dinamakan gastroplasti atau prosedur penjepitan lambung,
dokter menggunakan peralatan penjepit yang besar untuk menutup sebagian
besar lambung pasien. Setelah operasi pasien hanya dengan makan sejumlah
kecil makanan saja sudah menjadi kenyang. |